Museum Angkut Batu: Koleksi Transportasi Klasik dari Berbagai Negara dan Era
Bagi para pecinta otomotif dan penggemar sejarah, Kota Batu, Jawa Timur, menawarkan sebuah destinasi edukasi dan rekreasi yang tak tertandingi: Museum Angkut Batu. Museum ini bukan sekadar pameran biasa, melainkan sebuah perjalanan waktu yang membawa pengunjung melintasi berbagai era dan benua melalui koleksi transportasi klasik yang mengesankan. Museum Angkut Batu secara spesifik menampilkan lebih dari 300 koleksi kendaraan, mulai dari sepeda kuno, mobil-mobil vintage Amerika dan Eropa, hingga pesawat terbang. Keunikan dari Museum Angkut Batu adalah tata letaknya yang dirancang menyerupai berbagai kota ikonik di dunia, memungkinkan pengunjung untuk berfoto dengan latar belakang arsitektur yang menyerupai Broadway, Las Vegas, hingga Gangster Town.
Konsep museum yang unik ini membuatnya menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Jawa Timur, berhasil memadukan unsur edukasi sejarah dengan hiburan visual yang menarik. Koleksi di sini dikelompokkan berdasarkan tema dan periode. Di Zona Batavia, misalnya, pengunjung dapat menemukan berbagai alat transportasi tradisional Indonesia, seperti delman dan becak, yang digunakan pada era kolonial Belanda. Zona Eropa menampilkan koleksi mobil-mobil mewah klasik, termasuk mobil yang pernah digunakan oleh tokoh-tokoh penting di Indonesia. Salah satu koleksi yang paling berharga adalah mobil listrik pertama di Indonesia yang diproduksi pada tahun 1950-an, menunjukkan perkembangan teknologi transportasi nasional.
Informasi penting yang perlu diketahui adalah bahwa pihak manajemen Museum Angkut Batu secara rutin melakukan pemeliharaan intensif. Menurut laporan pemeliharaan rutin yang dikeluarkan oleh Divisi Koleksi dan Konservasi pada akhir Oktober 2025, tercatat bahwa semua kendaraan dipoles dan diperiksa mesinnya setiap tiga bulan sekali untuk memastikan keaslian dan kondisi prima. Bahkan, salah satu mobil Cadillac klasik yang konon pernah digunakan oleh Presiden Sukarno mendapatkan penanganan khusus oleh tim mekanik bersertifikat. Selain pameran statis, museum ini juga menawarkan pengalaman interaktif seperti bioskop tiga dimensi dan zona Flight Deck yang memungkinkan pengunjung merasakan simulasi penerbangan, menambah nilai edukasi dan hiburan.
Selain koleksi mobil, area Floating Market di Museum Angkut Batu menawarkan nuansa pasar apung dengan perahu-perahu kecil yang menjual aneka makanan dan suvenir. Keberadaan pasar ini tidak hanya menambah estetika tetapi juga memperkenalkan kuliner tradisional Jawa Timur kepada pengunjung. Museum ini dibuka setiap hari, dengan jam operasional yang memungkinkan pengunjung menikmati suasana siang yang cerah maupun malam yang berhias lampu-lampu temaram di zona Hollywood. Dengan segala keunikan koleksi dan tata ruangnya, Museum Angkut Batu berhasil menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan industri transportasi.
