Jatim Dominasi Ekspor Produk Ekonomi Kreatif Terbesar di RI 2025: Raih Nusantaraya Award
Provinsi Jawa Timur kembali mengukuhkan posisinya sebagai pionir dalam pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Capaian fantastis ini dibuktikan dengan dominasi Jatim sebagai provinsi dengan nilai ekspor produk ekonomi kreatif terbesar di Indonesia pada Semester I-2025. Pengakuan prestisius pun datang melalui penganugerahan Nusantaraya Award dalam ajang bergengsi Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025.
Capaian Ekspor Fantastis Sektor Ekonomi Kreatif
Data menunjukkan bahwa nilai ekspor produk ekonomi kreatif Jawa Timur mencapai angka yang signifikan, menembus USD 12.887,01 juta di paruh pertama 2025. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 4,27% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Komoditas utama yang menyumbang ekspor besar tersebut meliputi subsektor fesyen, kriya, dan kuliner, menunjukkan keragaman potensi kreatif daerah.
Komitmen Kuat Pemprov Jatim dan Inovasi UMKM
Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen kuat Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif. Dukungan kebijakan tertuang dalam Peraturan Gubernur Jatim Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif. Selain itu, Gubernur menegaskan bahwa kekuatan sektor ini justru banyak didukung oleh peran aktif para pelaku UMKM, bukan hanya pemodal besar.
Nusantaraya Award: Apresiasi Ekosistem Kreatif
Penghargaan Nusantaraya Award dari Indonesia Creative Cities Network (ICCN) merupakan bentuk apresiasi atas komitmen, dukungan, dan inovasi Jatim. Kriteria penilaian berfokus pada pengembangan ekosistem kreatif, penguatan jejaring komunitas, serta sinergi antar pemangku kepentingan. Pengakuan ini menegaskan posisi Jatim sebagai pusat unggulan ekonomi kreatif di Indonesia.
Investasi dan Masa Depan Ekonomi Kreatif Jatim
Selain ekspor, investasi sektor ekonomi kreatif di Jawa Timur juga mencatatkan kenaikan signifikan. Pada Semester I-2025, investasi mencapai Rp 6,86 triliun, naik 12,83% dari periode sebelumnya. Gubernur Khofifah menyatakan penghargaan ini adalah penyemangat untuk terus berjuang menjadikan Jatim sebagai surganya ekonomi kreatif, mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Sinergi Lintas Sektor sebagai Kunci Utama
Sinergi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha menjadi kunci vital dalam pertumbuhan ekonomi kreatif Jatim. Peraturan Gubernur menjadi payung hukum yang memfasilitasi kolaborasi dan inovasi di 17 subsektor ekonomi kreatif. Hal ini memperkuat daya saing produk lokal di pasar global dan menciptakan lapangan kerja baru bagi generasi muda.
